• UPTD SMP NEGERI 1 TAEBENU
  • Sekolah untuk menjadi manusia yang humanis dan berbudaya

BELAJARA IPA ASYIK MELALUI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI

BELAJAR IPA ASYIK MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Oleh Yuliana Anggelina R. Ulu SMP Negeri I Taebenu

 

A.     Situasi

Filosofi KHD yang pertama mengartikan pendidikan sebagai tempat persemaian

benih-benih kebudayaan dalam masyarakat, menyadarkan kami para pendidik bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka salah satu kunci untuk mewujudkannya yaitu melalui pendidikan. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih, wadah bertumbuh kembangnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan. Hal ini mengumpamakan pendidikan seperti energi, dimana hukum kekekalan energi menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan melainkan energi hanya dapat diubah bentuk ke bentuk energi lainnya. Untuk itulah, pendidik harus menjadi sumber energi positif bagi anak didiknya agar dapat menyalurkan energi tersebut hingga akhirnya mereka mampu mentransformasikan ke bentuk energi lain yan luar biasa.

Sebagai seorang guru dan CGP yang merupakan garda terdepan saya memimpikan pendidikan yang menyenangkan khsusnya pembelajaran IPA yang menyenagkan dan asyik bagi siswa siswa dimana umumnya sebagian guru IPA masih terpola dengan pembelajaran dan praktikum yang masih monoton sesuai langkah dan prosedurnya ada di buku cetak , serta pembelajaran IPA Sepenuhnya belum menerapkan model pembelajaran inovatif. Sebagai pendidik saya tergerak dan bergerak meningkatkan minat belajar siswa dengan menciptakan pembelajaran IPA yang menyenangkan bagi siswa di SMP Negeri I Taebenu kabupaten kupang dalam praktikum melalui pembelajaran diferensiasi dengan mengguakan model PBL, metode diskusi. Hal ini didukung dengan teori behaviorim bahwa kebiasaan dapat dibentuk dengan menggunakan rangsangan dan stimulus. Praktik pembelajaran ini penting untuk saya bagikan karena saya sebagai guru yakin banyak rekan guru mengalamai permasalahan yang sama dengan yang saya alami sekarang.

B.      Tantangan

Ada beberapa hal yang membuat saya tertantang untuk menciptakan pembelajaran IPA yang menyenangkan bagi murid murid saya, dengan pemilihan metode pembelajaran yang memungkinkan minat peserta didik belajar IPA dengan asyik, pemilihan media pembelajaran yang menarik , pemilihan model pembelajaran yang

 

memperhatikan gaya belajar dan kebutuhan belajar murid sehingaga murid saya dapat belajara IPA dengan asyik.

C.     Aksi

Dalam menwujud pembelajaran IPA yang ASYIK bagi murid murid, ada beberapa langkah yang saya lakukan seperti menyusun perangkat pembelajaran yang berdifernsiasi, menetukan strategi yang digunakan, menyiapkan sarana prasarana. Dalam hal konten Saya menyiapkan konten yang bervariasi disini ada 2 cara yang sudah melibatka siswa dalam literasi, saya membuat tayangan konten dalam bentuk video,cerpen yang saya desain menggunakan media canva dan dibagikan kepada murid yang dapat diakses oleh murid saya. Sedangkan pada keterampilan saya merancang parktikum dengan tidak hanya satu prosedur dalam bentuk LKPD yang dikerjakan berkelompok tetapi saya memberikan kebebasan kepada murid murid saya untuk berinovatif dan kreatif merancang prosedur tetapi tetap bertolak ukur pada tujuan pembelajaran yang hendak dicapai pada materi tersebut dan tentunya saya mengamati dengan menggunakan assesment formatif dn sumatif  .

D.     Hasil

Dampak dari langkah langkah tersebut sangat berpengaruh dalam meningkatkatkan minat belajar IPA serta antusias dari siswa belajar IPA meningkat di SMP Negeri I Taebenu sekarang menjadi lebih asyik dan menyenangkan bagi siswa dilihat dari pemahaman materi yang mereka ekspresikan. Siswa siswa dapat belajar sesuai dengan kebutuhannya dan siswa sangat kreatif dalam membuat karya karya pembelajaran IPA yang sederhana dan menarik. Pembelajaran diferensiasi dengan model PBL terbukti efektif juaga hal ini nampak pada aktifitas siswa dalammerumuskan masalah dan menganalisis, mengumpulkan fakta dan mencari solusi.kegiatan pembelajaran diferensiasi dengan model PBL mendapat respon positif dari rekan guru saya dan kepla sekolah di SMP Negeri I Taebenu. Dengan perubahan zaman, Kedepan pemebelajaran IPA melalui pembelajaran diferensiasi dengan model PBL akan menghasilakan siswa yang berinovatif dalam semua aspek.

 

 

SALAM BAGAHAGIA SEMOGA TERINSPIRASI

 

SALAM BAGAHAGIA SEMOGA TERINSPIRASI

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kombel Jalan, Kepsek SMPN 1 Taebenu Akui Gurunya Semangat dan Kinerja Baik  

  Pada Kamis (01/02/2024) lalu, kegiatan belajar bersama para guru di SMPN 1 Taebenu, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, NTT melalui Komunitas Belajar (Kombel) internal sekolah

07/02/2024 06:36 - Oleh Administrator - Dilihat 590 kali
Ibu Guru yang Menyemai Rindu di Ruang Kelas  

  Hari makin terik pada sebuah siang, ketika sekelompok pelajar riuh berisik. Para pelajar kelas X di SMAN 2 Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT ini sementara belajar Geografi d

15/11/2023 11:02 - Oleh Administrator - Dilihat 855 kali
Bife Meto, Perempuan Timor yang Setara Alam Pemberi Hidup    

  Setiap perempuan Timor NTT yang mendiami wilayah pulau Timor bagian barat terkhusus di wilayah Amfoang, Fatuleu, Molo, Miomafo, dan beberapa wilayah bekas swapraja yang dulu tun

24/03/2021 06:57 - Oleh Administrator - Dilihat 273 kali
Gaya Belajar Siswa    

Setiap peserta didik memiliki keunikan, kekhasan, dan kebiasan yang berbeda-beda. Sifat-sifat yang berbeda itulah yang memberikan warna dalam proses pembelajaran. Di satu sisi, keterbed

24/03/2021 06:57 - Oleh Administrator - Dilihat 348 kali
7 Budaya Positif yang Bisa Diterapkan di Sekolah

Seperti yang kita ketahui bahwa tujuan pelaksanaan pendidikan di sekolah yaitu untuk membentuk siswa Indonesia menjadi generasi yang berpendidikan, cerdas, dan berkarakter. Untuk mewuju

24/03/2021 06:57 - Oleh Administrator - Dilihat 752 kali
Penyebab dan Dampak buruk Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Anak bangsa di Pelosok

Pengetahuan adalah kekuatan bangsa. Dengan pengetahuan, kekayaan bangsa seperti tanah pertanian, air, bahan tambang, pariwisata, kelautan, dan potensi lainnya dapat dikelola secara opti

24/03/2021 06:57 - Oleh Administrator - Dilihat 451 kali